Jumat, 10 Desember 2010

laporan dan tugas praktikum linux - modul 7


LAPORAN DAN TUGAS
PRAKTIKUM LINUX

MODUL VII
WEB SERVER




Miko Dewi Hatmanti
123090061
Plug 11

Ass    : I Putu Jistha M


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “V” YOGYAKARTA
2010




BAB  I
DASAR TEORI

Web server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web (www). Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, Modzilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar, disebut dengan format SGML (standar general markup language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser tersebut. Contohnya, bila data yang dikirim berupa gambar, browser yang hanya mampu menampilkan teks (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkan gambar tersebut, dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja. Web server, untuk berkomunikasi dengan client-nya (web browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext transfer protocol).
Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih mudah. Seperti telah dijelaskan diatas, format data pada world wide web adalah SGML. Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML (hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah dipelajari. Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan membaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan jauh tempatnya sekalipun.
            Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu. Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.
           
Web Server Apache
Apache merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Namun demikian, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan di Windows NT. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya. Beberapa dukungan Apache :
1.      Kontrol Akses
Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP.
2.      CGI (Common Gateway Interface)
Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl).
3.      PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik
4. SSI (Server Side Includes)




BAB II
PEMBAHASAN

Untuk membuat suatu web server kita pastikan dahulu bahwa aplikasi untuk PHP, Apache dan MySQL sudah terinstall. Cara mengeceknya bisa menggunakan terminal dengan perintah seperti di bawah ini.
·         Untuk cek MySQL

    Setelah itu kita enter maka akan muncul list untuk aplikasi MySql yang sudah terinstall.

·         Untuk cek Apache

    Setelah itu kita enter maka akan muncul list untuk aplikasi Apache yang sudah terinstall.

·         Untuk cek PHP

    Setelah itu kita enter maka akan muncul list untuk aplikasi PHP yang sudah terinstall.


Setelah semua aplikasi yang kita butuhkan sudah terinstall, kita mulai untuk membuat web sesuai keinginan kita.
1.      Kita buat dulu file utama untuk web kita, misal index.html, di folder www dengan perintah touch.

Ketika diminta memasukkan password, isilah password anda.

2.      Editlah file index.html dengan perintah gedit.

3.      Kemudian akan muncul file index.html yang akan kita edit

Isilah dengan apa yang kita inginkan untuk ditampilkan di web buatan kita. Lalu klik tombol save.

4.    Untuk melihat apa yang sudah kita buat untuk web kita, buka browser lalu masuk ke alamat  http://localhost/index.html
Tampillah web buatan kita.




TUGAS
Instalasi Joomla
1.      Pastikan Apache, PHP dan MySQL sudah terinstal dengan benar.




2.      Buka terminal lalu masuk ke root.
3.      Kemudian pindah ke direktori /var/www

4.      Setelah itu buat direktori dengan nama joomla.

5.      Pindah  lagi ke direktori dimana kita menyimpan file instalasi Joomla. Di sini saya meletakkan file instalasi di Desktop. Maka saya harus pindah ke Desktop. Lalu extract file instalasi yang ada di Desktop tadi ke direktori joomla yang sudah kita buat sebelumnya.

6.      Kemudian pindah ke direktori /var/www untuk mengubah hak akses direktori joomla agar bisa kita lakukan operasi pengeditan.

7.      Buka browser, di sini saya menggunakan Arora, lalu masuk ke alamat http://localhost/joomla/installation/index.php

Kita mulai masuk ke step lanjut dari instalasi Joomla. Pada step pre-installation check, pastikan bagian status Required Setting Check berwarna hijau semua. Jika ada yang berwarna merah, cek lagi ketersediaan komponen Apache, PHP dam MySQL.


8.      Setelah semua status berwarna hijau, klik next di bagian kanan atas Joomla. Maka kita akan masuk ke langkah selanjutnya yaitu  Lisence. Langsung klik next saja.


9.      Step selanjutnya adalah konfigurasi database. Isi hostname dengan localhost, isi MySQL password dengan password ketika kita menginstal MySQL, isi MySQL database name dengan nama terserah kita dan beri check pada pilihan Install Sample Data. Klik next.


10.  Setelah itu kita masuk ke step Site Name. Isi dengan nama terserah kita. Klik next.


11.  Lalu masuk ke step Confirm the site URL, path, admin e-mail and file/directory chmods. URL dan path serta admin password sudah terisi secara default, kita tinggal mengisi e-mail kita. Klik next.


12.  Ketika kita klik next dan muncul tampilan seperti di bawah ini berarti Joomla yang kita buat sudah berhasil.


13.  Langkah terakhir adalah menghapus folder instalasi Joomla. Buka terminal lagi dan ketik perintah untuk menghapus semua isi dari folder instalasi.

14.  Instalasi Joomla sudah berhasil.




BAB III
KESIMPULAN

Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :
1.      Apache termasuk dalam kategori freeware.
2.      Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain.
3.      Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
4.      Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
5.      Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.

Fasilitas atau ciri khas dari web server Apache adalah : 
1.      Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web server.
2.      Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4.
3.      Apache merespon web client sangat cepat jauh melebihi NCSA.
4.      Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
5.      Apache menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
6.      Kita dapat menetapkan respon error yang akan dikirim web server dengan menggunakan file atau skrip.
7.      Server apache dapat otomatis berkomunikasi dengan client browsernya untuk menampilkan tampilan terbaik pada client browsernya. Web server Apache secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.
8.      Web server Apache mempunyai level-level pengamanan.
9.      Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara web server lain.
10.  Ditinjau dari segi sejarah perkembangan dan prospeknya, Apache web server mempunyai prospek yang cerah. Apache berasal dari web server NCSA yang kemudian dikembangkan karena NCSA masih mempunyai kekurangan di bidang kompatibilitasnya dengan sistim operasi lain. Sampai saat ini, web server Apache terus dikembangkan oleh tim dari apache.org.
11.  Performasi dan konsumsi sumber daya dari web server Apache tidak terlalu banyak, hanya sekitar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap daemonnya hanya memerlukan sekitar 950 KB memory per child.
12.  Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL (secure socket layer).
13.  Mempunyai dukungan teknis melalui web.
14.  Mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.
15.  Mendukung third party berupa modul-modul tambahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar